Kamis, 21 Februari 2013
Kamis, 07 Februari 2013
Cisco Fundamental : VLSM dan Supernet
VLSM
Sejarah VLSM
Subnetting tradisional (same size) memungkinkan pembuatan subnet hingga 1 tingkat, namun masih memiliki beberapa kekurangan, diantaranya:
1. Setiap subnet memiliki ukuran host yang sama.
2. Jumlah subnet yang dibuat pasti kelipatan 2, tidak efisien untuk kasus jaringan tertentu.
3. Besar dan banyaknya subnet yang harus digunakan ditentukan oleh jaringan yang memiliki jumlah host terbanyak, meskipun jaringan lain hanya memiliki host sedikit.
Senin, 28 Januari 2013
Cisco Fundamental : Struktur Pengalamatan IP Address
What The Numbers Mean?
IP address v4 yang terdiri dari 32 bit biner memiliki fungsi sebagai identifier. Bagian pertama (sisi sebelah kiri) ialah identifier jaringan (network id) dan bagian kedua (sisi sebelah kanan) adalah identifier host (host id).
Lubang Resapan Biopori
Biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk akibat berbagai akitifitas organisma di dalamnya, seperti cacing, , perakaran tanaman, rayap dan fauna tanah laiinya. Lubang-lubang yang terbentuk akan terisi udara, dan akan menjadi tempat berlalunya air di dalam tanah.
Selasa, 22 Januari 2013
Cisco Fundamental : Routing
Kenapa Router Diperlukan
Dalam suatu network atau subnetwork, sebuah host dapat berkomunikasi satu sama lain tanpa intermediary device, saat host perlu berkomunikasi dengan jaringan lain, sebuah perangkat intermediary (router) berfungsi sebagai pintu keluar (gateway).
Selasa, 15 Januari 2013
Cisco Fundamental : OSI Network Layer
OSI Network Layer
Network Layer
Network layer menyediakan layanan untuk pertukaran data individual pada perangkat yang dikenali dalam jaringan. Untuk mencapai ini ada 4 proses dasar :
- Addressing.
- Encapsulation.
- Routing.
- Decapsulation.
Kamis, 10 Januari 2013
Cisco Fundamental : TCP dan UDP
TCP dan UDP
Perbedaan Dasar
Perbedaan dasar antara TCP dengan UDP adalah reliabilitas. Komunikasi TCP lebih reliable karena menggunakan sesi koneksi (connection – oriented sessions). Sebelum host menggunakan TCP mengirim data ke host lain, layer 4 akan menginisiasikan proses pembukaan koneksi. Koneksi ini akan memungkinkan tracking session. Setelah sesi terbuka, penerima akan mengirimkan acknowledgement pada pengirim, ini adalah dasar bagi reliabilitas sesi TCP.
Senin, 07 Januari 2013
Cisco Fundamental : Transport Layer
OSI Transport Layer
Secara umum, fungsi layer ini
adalah:
1)
Memungkinkan aplikasi berkomunikasi melalui
jaringan bersamaan pada suatu perangkat.
2)
Menjamin (bila dibutuhkan) reliabilitas data
yang diterima dan diterima oleh aplikasi yang tepat berurutan.
3)
Menangani mekanisme error.
Selasa, 01 Januari 2013
Cisco Fundamental : Service dan Protokol Umum
Setelah
kita memahami konsep protocol layer 5,6 dan 7, berikut adalah beberapa layanan
dan protocol yang umum digunakan:
1.
Domain
Name System (DNS) – TCP/UDP Port 53
Dalam jaringan data, tiap perangkat
memiliki alamat IP, supaya dapat berpartisipasi dalam komunikasi. Namun karena
manusia sulit mengingat alamat numeric, diciptakanlah alamat domain yang
mewakili alamat numeric.
Kamis, 13 Desember 2012
Cisco Fundamental : Presentation Layer, Session Layer dan Application Layer
OSI dan TCP/IP Model
Pada model OSI, informasi dikirimkan
dari satu layer ke layer lain berdasarkan hirarki hingga ke layer fisik, lalu
melalui media dan sampai pada tujuan,
diolah lagi oleh layer fisik hingga sampai ke layer aplikasi.
Langganan:
Postingan (Atom)